Reduksi Ion Logam Berat pada Limbah Cair Elektroplating Menggunakan Tablet Effervescent Berbasis Abu Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa)

Authors

  • Khansa Cahaya Angelia Author
  • Prina Kharismawati Author
  • Indra Dwi Suryanto Author

Keywords:

tablet effervescent, abu cangkang kerang darah, adsorpsi, limbah electroplating, logam berat, AAS

Abstract

Pencemaran logam berat yang dihasilkan oleh industri elektroplating merupakan permasalahan lingkungan yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan teknologi pengolahan limbah yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kinerja adsorben berbentuk tablet effervescent berbahan dasar abu cangkang kerang darah (Anadara granosa) dalam menurunkan kadar ion logam Cu, Cr, dan Ni pada limbah cair elektroplating. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi pembuatan abu cangkang, formulasi tablet effervescent menggunakan asam sitrat dan natrium bikarbonat, karakterisasi fisik dan kimia adsorben (kadar air, kadar abu, waktu kelarutan, dan analisis FTIR), serta uji adsorpsi dengan variasi waktu kontak. Konsentrasi ion logam sebelum dan sesudah proses adsorpsi dianalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom (AAS). Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan pita serapan pada rentang 726–651 cm⁻¹ yang mengindikasikan keberadaan gugus kalsium karbonat (CaCO₃). Tablet effervescent memiliki kadar air 76%, kadar abu 2,46%, dan waktu kelarutan rata-rata 62,16 detik, serta menunjukkan kecenderungan peningkatan pH larutan menuju kondisi basa seiring peningkatan massa adsorben. Efektivitas penurunan ion Cu mencapai 60,12% pada waktu kontak 90 menit dengan dosis 12 g/L, sedangkan penurunan ion Cr tercatat sangat tinggi pada kondisi tertentu. Nilai efisiensi yang melebihi 100% mengindikasikan adanya potensi bias prosedural atau kesalahan pengukuran, sehingga diperlukan verifikasi metode, pengendalian cemaran, serta pengujian lanjutan untuk menentukan kapasitas adsorpsi yang valid.

References

Asleni, Itnawita, & Kartika, G. F. (2016). Potensi abu cangkang kerang darah (Anadara granosa) dengan variasi waktu kalsinasi sebagai adsorben ion Cu2+, Sn2+, CN−, dan NO3−. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau.

Awang-Hazmi, A. J., Zuki, A. B. Z., Noordin, M. M., Jalila, A., & Norimah, Y. (2007). Mineral composition of the cockle (Anadara granosa) shells of West Coast of Peninsular Malaysia and its potential as biomaterial for use in bone repair. Journal of Animal and Veterinary Advances, 6(5), 591–594.

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 6989.6:2009: Air dan air limbah – Bagian 6: Cara uji tembaga (Cu) secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala.

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 6989.17:2009: Air dan air limbah – Bagian 17: Cara uji krom total (Cr-T) secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala.

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 6989.18:2009: Air dan air limbah – Bagian 18: Cara uji nikel (Ni) secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala.

Fitriani, I. N. (2015). Uji keefektifan adsorben dari ampas tebu berbentuk effervescent untuk mereduksi ion logam krom dalam limbah cair industri batik [Tugas akhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember]. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Hasrianti. (2012). Adsorpsi ion Cd2+ dan Cr6+ pada limbah cair menggunakan kulit singkong [Tesis, Universitas Hasanuddin]. Universitas Hasanuddin.

Hayati, U. P., & Sawir, H. (2017). Pemanfaatan limbah kulit buah kakao sebagai adsorben untuk penyerapan ion logam kromium (VI) pada limbah elektroplating di Bukittinggi. Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri, 17(1), 36–42.

Hutauruk, L. S. (2018). Kemampuan adsorpsi CaSiO3-PEG dalam menurunkan kadar logam Cr dan Ni dari limbah elektroplating dengan metode kolom dan batch [Skripsi, Universitas Sumatera Utara]. Universitas Sumatera Utara.

Irmanto, I., & Suyata, S. (2009). Penurunan kadar amonia, nitrit, dan nitrat limbah cair industri tahu menggunakan arang aktif dari ampas kopi. Molekul, 4(2), 105–114. https://doi.org/10.20884/1.jm.2009.4.2.68

Jenti, U. B., & Nurhayati, I. (2017). Pengaruh penggunaan media filtrasi terhadap kualitas air sumur gali di Kelurahan Tambak Rejo Wani Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Teknik Waktu, 12(2), 34–38.

Khan, A. A. A. (2016). Efektivitas pemanfaatan limbah cangkang kerang darah (Anadara granosa) sebagai media adsorben logam Cu(II) [Disertasi doktor, Universitas Islam Indonesia]. Universitas Islam Indonesia.

La Ifa, Akbar, M., Ramli, A. F., & Wiyani, L. (2018). Pemanfaatan cangkang kerang dan cangkang kepiting sebagai adsorben logam Cu, Pb dan Zn pada limbah industri pertambangan emas. Journal of Chemical Process Engineering, 3(1), 33–37.

Lelifajri. (2010). Adsorpsi ion logam Cu(II) menggunakan lignin dari limbah serbuk kayu gergaji Banda Aceh [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Universitas Syiah Kuala.

Maryam, S. (2014). Pengaruh serbuk cangkang kerang sebagai filter terhadap sifat-sifat mortar [Skripsi, Universitas Sumatera Utara]. Universitas Sumatera Utara.

Menteri Negara Lingkungan Hidup. (1995, 23 Oktober). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP-51/MENLH/10/1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri.

Mohamed, M., Yusup, S., & Maitra, S. (2012). Decomposition study of calcium carbonate in cockle shell. Journal of Engineering Science and Technology, 7(1), 1–10.

Nurhasni, Salimin, Z., & Nurifitriyani, I. (2013). Pengolahan limbah industri elektroplating dengan proses koagulasi flokulasi. Jurnal Kimia Valensi, 3(1), 41–47. https://doi.org/10.15408/jkv.v3i1.328

Pratiwi, Y., Sunarsih, S., & Dewi, K. P. (2019). Pengolahan limbah cair industri elektroplating dengan fitoremediasi menggunakan Azolla microphylla. Jurnal Teknologi, 12(1), 54–62.

Pridyanti, D. D., Moelyaningrum, A. D., & Ningrum, P. T. (2018). Pemanfaatan limbah cangkang kupang (Corbula faba) teraktivasi termal sebagai adsorben logam kromium (Cr6+) pada limbah cair batik. Hibualamo: Seri Ilmu-Ilmu Alam dan Kesehatan, 2(2), 78–83.

Rahimawati, R., Nurhasanah, N., & Nurhanisa, M. (2019). Pengaruh penambahan massa cangkang kerang darah (Anadara granosa) teraktivasi pada peningkatan kualitas air sumur bor. Prisma Fisika, 7(3), 312–318.

Setiadji, S., Nila, T. B., Tety, S., Eko, P. H., & Bebeh, W. N. (2017). Alternatif pembuatan biodisel melalui transesterifikasi minyak castor (Ricinus communis) menggunakan katalis campuran cangkang telur ayam dan kaolin. Jurnal Kimia Valensi, 3(1), 1–10.

Surest, A. H., Wardani, A. R., & Fransiska, R. (2012). Pemanfaatan limbah kulit kerang untuk menaikkan pH pada proses pengelolaan air rawa menjadi air bersih. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, 3(18), 10–15.

World Bank Group. (1998). Summary of air emission and effluent discharge requirements presented in the industry guidelines (Effective July 1998). In Pollution Prevention and Abatement Handbook. International Finance Corporation.

Zakaria, A., Rohaeti, E., Batubara, I., Sutisna, & Purwamargapratala, Y. (2012, 3 Oktober). Adsorpsi Cu(II) menggunakan zeolit sintetis dari abu terbang batubara. Dalam Prosiding Pertemuan Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bahan 2012 (Serpong, Indonesia).

Downloads

Published

2026-01-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Reduksi Ion Logam Berat pada Limbah Cair Elektroplating Menggunakan Tablet Effervescent Berbasis Abu Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa). (2026). Ulil Albab: Journal of Multidisciplinary Studies, 1(1). https://journal.man1yogyakarta.sch.id/ulilalbab/article/view/10